Misalkan kita di Palestin


Noor Azam Shairi

Hati kita adalah Palestin, dan Palestin adalah setiap inci pelosok bumi. – Gambar EPA, 17 November, 2023.

TIDAK mungkin pernah sama sekali dapat kita betul-betul bayangkan seperti apa hidup di Palestin selama ini, baik di Tebing Barat yang dikepung tembok tinggi atau di Gaza yang dijuluki penjara terbuka paling besar di dunia β€” lebih-lebih lagi sejak 7 Oktober 2023.

Lebih sebulan sejak Hamas melancarkan serangan ke atas Israel dan rejim Zionis membalas dengan membantai Gaza, lebih 11,000 orang mati termasuk di Tebing Barat yang dijajah.


Bermula July 2018, akses bagi laporan penuh hanya untuk anda yang melanggan. Daftar sekarang dan nikmati satu (1) minggu akses percuma!

Langgan sekarang!


Daftar atau log masuk di sini untuk komen.


Komen


  • Hmm yes we stand with ordinary Palestinians who were let down by decades of bad choices and Hamas finally following Iranian directions. There were never barricades or walls before, and we know why that became necessary. If the youths were not brainwashed into an existence of hatred, we will not not be here.

    Dimuat naik 3 bulan yang lalu oleh Alphonz Jayaraman