Indonesia sekat akses media sosial untuk kawal info rusuhan


Kerajaan Indonesia membataskan akses beberapa paltfrom media sosial lain bagi mengawal penyebaran info hasutan dan maklumat palsu rusuhan dan demonstrasi selepas keputusan Pilihan Raya Presiden 2019. – Gambar EPA, 23 Mei, 2019.

PEMERINTAH Indonesia bertindak membataskan akses aplikasi Whatsapp, bagi mengawal penyebaran info hasutan dan maklumat palsu berkaitan kejadian rusuhan dan demonstrasi, pasca keputusan Pilihan Raya Presiden 2019.

“#WhatsappDown’ di aplikasi Twitter, menjadi trending di Indonesia sejak semalam, ketika ramai pengguna aplikasi Whatsapp menghadapi kesukaran menerima atau menghantar mesej, video atau gambar.

“Saya mohon maaf, tapi ini sekali lagi sementara dan bertahap (dalam tempoh masa tertentu yang tidak dinyatakan),” kata Menteri Komunikasi dan Informasi Indonesia, Rudiantara yang dipetik dari laporan agensi berita Antara.

Pembatasan yang akan dilakukan sehingga 25 Mei setakat ini itu adalah mengikut Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), bagi mencegah beredarnya maklumat atau info berkaitan kebencian, dan palsu.

Selain aplikasi Whatsapp, pengguna Facebook dan Instagram juga menghadapi masalah yang sama sejak semalam.

Lebih 130 juta rakyat Indonesia menggunakan aplikasi Whatsapp, Facebook dan Instagram. – Bernama, 23 Mei, 2019.


Daftar atau log masuk di sini untuk komen.


Komen